Selasa, 24 Maret 2020

Aspek Disain (Design) Produk dan Aspek Produksi & Teknologi

Aspek Design Produk
-Peluang Usaha
adalah Suatu Kesempatan yang sangat baik yang harus dimanfaatkan oleh Seorang Wirausahawan untuk mencapai tujuan.

-Konsep Perancangan Produk
adalah Penyusunan konsep yang lebih jelas, defaul dan sistematis dari pada gagasan produk baru ataupun modifikasi produk lama dalam bentuk gambar teknis (engineering drawing) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan (market pull) ataupun memanfaatkan inovasi teknologi (market technology push). perancangan biasanya dibuat dalam bentuk perancangan rekayasa (engineering design), dan perancangan industri (indutri design).

-Pemilihan Design Produk
adalah Proses menentukan karakteristik dan fitur unik dari produk.

Aspek Produksi & Teknologi

-Pemilihan Teknologi
adalah Semata menjadi masalah implementasi inovasi terakhir. Selain itu, manajer juga memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk memilih teknologi yang tidak hanya bersifat efisien tetapi juga melindungi lingkungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemilihan teknologi mempunyai dampak terhadap semua bagian operasi, terutama dalam desain pekerjaan. Pemilihan teknologi dan desain pekerjaan dipadukan dalam suatu desain sosioteknikal secara optimum.Pemilihan teknologi mempengaruhi seluruh aspek operasi-operasi lainnya, termasuk produktivitas dan kualitas produk. Keputusan teknologi juga mempengaruhi strategi perusahaan dengan keterikatannya pada proses, peralatan, fasilitas, dan prosedur yang telah dipilih. Jadi, pemilihan teknologi bukan merupakan keputusan yang tertutup, tetapi mempengaruhi semua bagian operasi dan bisnis.

-Perancangan Proses Produksi
Strategi proses didalam manajemen operasional disebut juga sebagai stategi transformasi input faktor menjadi outputs. Strategi yaitu untuk dapat memproduksi barang dan jasa yang sesui dengan keinginan konsumen yang selalu berubah-ubah, dilakukan dengan sistem tranformasi yang efektif dan efisien. Didalam sistem operasiaonal dikenal ada 2 stategi proses yaitu;
1)      Proses Produksi yang Terputus-putus (Intermitten Process)
Merupakan kegiatan operasional yang mempergunakan peralatan produksi yang disusun dan diatus sedemikian rupa, yang dapat dimanfaatkan untuk secara fleksible untuk mendapatkan berbagai produk dan jasa. Pada umumnya, proses intermitten merupakan sistem operasional yang tidak terstandadisasi, hanya berdasarkan keinginan pelanggan pada saat dilakukan pemesanan. Sebagai contoh dibidang produksi dan dibidang pelayanan.
2)      Proses Produksi yang Kontinu (Continous Proscess)
Merupakan proses produksi yang mempergunakan peralatan produksi yang disusun dan diatur dengan memperhatikan urutan-urutan kegiatan atau routing dalam menghasilkan produk dan jasa, serta bahan di dalam prose telah terstandardisasi. Contoh;  minuman ringan.

- Penentuan Mesin dan Peralatan 
Penentuan mesin dan peralatan seta jenis teknologi mempunyai hubungan yang erat sekali. Keadaan tersebut menjadi lain bilamana pengadaan teknologi dan mesin harus dilakukan secara terpisah. Macam-macam faktor non teknologis yang lainnya:
(a)    Keadaan infrastruktur dan fasilitas pengangkutan mesin dari tempat pembongkaran pertama sampai ke lokasi proyek. 
(b)    Keadaan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan mesin dan peralatan yang ada di sekitar lokasi proyek. 
(c)    Kemungkinan memperoleh tenaga ahli yang akan mengelola mesin dan peralatan tersebut.

-Tata Letak Pabrik
adalah suatu rancangan fasilitas, menganalisis, membentuk konsep, dan mewujudkan sistem pembuatan barang atau jasa. Rancangan ini pada umumnya digambarkan sebagai rancangan lantai, yaitu satu susunan fasilitas fisik (perlengkapan, tanah, bangunan, dan sarana lain) untuk mengoptimalkan hubungan antara petugas pelaksana, aliran barang, aliran informasi, dan tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan usaha secara ekonomis dan aman. Tata letak pabrik juga merupakan salah satu bagian terbesar dari suatu studi perancangan fasilitas (Facilities design). 

-Rencana Produksi
adalah merencanakan dan mengendalikan aliran material ke dalam,di dalam dan keluar pabrik, sehingga posisi keuntungan optimal yang merupakan tujuan perusahaan dapat dicapai. Beberapa fungsi perencanaan produksi adalah:
a. Menjamin rencana penjualan dan rencana produksi konsisten terhadap rencana strategis perusahaan.
b. Sebagai alat ukur performansi proses perencanaan produksi.
c. Menjamin kemampuan produksi konsisten terhadap rencana produksi.
d. Memonitor hasil produksi aktual terhadap rencana produksi dan membuat penyesuaian.
e. Mengatur persediaan produk jadi untuk mencapai target produksi dan rencana strategis.
f. Mengarahkan penyusunan dan pelaksanaan jadwal induk produksi.



Sumber:
-Sutojo Siswanto, (1993). studi kelayakan proyek. Jakarta : PT Midas Surya Grafindo.
-Pianda Didi, (2018). Optimasi Perencanaan Produksi Pada Kombinasi Produk Dengan Metode Linear Programming. Sukabumi: CV Jejak.
-http://teknikindustriitm.blogspot.com/2009/12/defenisi-perancangan-produkpra-design.html
-https://econsydia.wordpress.com/manajemen-operasional/254-2/
-https://uttmalang.wordpress.com/2013/10/16/perancangan-proses-produksi/
-http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00484-TIAS%20Bab%202.pdf

Senin, 09 Maret 2020

Dasar-dasar kewirausahaan, Cara menyusun rencana bisnis dan Aspek pemasaran





Pengertian kewirausahaan adalah seseorang yang menciptakan sebuah usaha atau bisnis yang dihadapkan dengan resio dan ketidakpastian untuk memperoleh keuntungan dan mengambangkan bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan.

DASAR DASAR KEWIRAUSAHAAN

A. Karakteristik Kewirausahaan
1. Disiplin

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memliki kesiplinan yang tingi. Arti dari kata disiplin tersebut adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya.
2. Komitmen Tinggi



Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausaha harus memiliki komitmen yang jelas, terarah, dan bersifat progresif.
3. Jujur

Kejujuran mengenai karakteristik produk yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan, dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan oleh wirausahawan.
4. Kreatif dan Inovatif

Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memilki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju dan penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.
5. Mandiri

Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantugan pada pihak lain dalam mengambil keputusan atau bertindak. Termasuk mencukupi atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
6.  Realistis

Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta atau realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan atau perbuatanya.

B. Sumber Peluang Usaha
1. Ide dapat diperoleh dan dikekola secara internal dengan memenuhi kebutuhan yang ada dengan cara memenuhi kebutuhan yang ada di sekitar anda.
2. Ide dapat dihasilkan dengancara yang baru atau yang belum pernah dilakukan oleh orang lain.
3. Ide dapat dihasilkan dalam bentuk modifiksi antara ide sendiri dan ide orang lain, dengan cara melakukan modifikasi sebagai sesuatu usaha atau jasa baru.

CARA MENYUSUN RENCANA BISNIS 
A. Peluang Usaha
1.Cari Tahu Kebutuhan2. Manfaatkan ketrampilan atau hobi yang anda miliki
3. Perhatikan Trend yang terjadi
4. Pahami dan Analisa Pasar Anda
5.  Ciptakan ide usaha baru

B. Pemasaran
1. Menentukan siapa konsumen.
2. Mengetahui kebutuhan target pasar.
3. Evaluasi target pasar.
4. Tentukan strategi pemasaran
5. Evaluasi respon pasar

C. Konsep Produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen atau menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri-ciri terbaik

D. Produk dan Teknologi
 Aspek produk dan teknologi dibahas setelah usaha/proyek tersebut dinilai layak dari aspek pemasaran. Faktor-faktor yang perlu diuraikan adalah yang menyangkut sumber bahan baku, jenis teknologi yang digunakan, kapasitas produksi, jenis dan jumlah investasi yang diperlukan di samping membuat rencana produksi selama umur ekonomis proyek. Pemilihan terhadap jenis teknologi yang digunakan juga perlu dijelaskan, baik mengenai jenis, jumlah dan ukuran bila diperlukan serta alasan-alasan dalam pemilihan, dihubungkan dengan masalah yang dihadapi di samping investasi lainnya. 

E. Aspek Hukum 
Dalam aspek hukum yang dibahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, mulai dari bentuk badan usaha sampai izin-izin yang dimiliki. Kelengkapan keabsahan dokumen sangat penting karena hal ini merupakan dasar hukuman yang harus dipegang apabila di kemudian hari timbul masalah. Keabsahan dan kesempurnaan dokumen dapat diperoleh dari pihak-pihak yang menerbitkan atau mengeluarkan dokumen tersebut. Dokumen-dokumen yang diperlukan meliputi:
1. Beentuk badan usaha serta keabsahannya dan untuk badan usaha tertentu, seperti perseroan terbatas atau yayasan harus disahkan oleh Departemen Hukum dan Perundangan.
2. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

F. Aspek Lingkungan dan AMDAL
Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak sangat besar terhadap lingkungan disekitarnya. Dampak lingkungan yang perlu diperhatikan adalah:
1. Dampak terhadap tanah
2. Dampak terhadap air
3. Dampak terhadap Udara
4. Dampak terhadap kesehatan manusia
Usaha yang dijalankan pada akhirnya akan berdampak terhadap kehidupan fisik, floran dan fauna yang ada di sekitar usaha secar keseluruhan.

G. Aspek Organisasi
Dalam aspek organisasi yang perlu diurikan adalah bentuk kegiatan dan cara pengelolaan dari gagasan usaha yang direncakan secara efisien. Apa bila bentuk dan sistem pengelolaan telah dapat ditentukan secara teknis dan berdasarkan pada kegiatan usaha, disusun bentuk struktur organisasi yang cocok dan sesuai untuk menjalankan kegiatan tersebut. Berdasarkan struktur organisasi yang ditetapkan, kemudian ditentukan jumlah tenaga kerja serta keahlian yang diperlukan.

H. Aspek Keuangan
Aspek keuangan menyangkut dengan perkiraan biaya investasi, perkiraan biaya operasi dan pemeliharaan, kebutuhan modal kerja, sumber pembiayaan, perkiraan pendapatan, perhitungan kriteria investasi. Perhitungan lainnya yang perlu ditampilkan adalah break event point (titik impas) beserta payback period, proyeksi laba/rugi, proyeksi aliran kas dan dampak proyek terhadap perekonomian masyarakat secara keseluruhan. 
ASPEK PEMASARAN
A. Analisis Pasar
Analisis pasar adalah suatu penganalisasisan atau penyelenggaran untuk mempelajari berbagai masalah pasar. Analisis pasar akan menyangkut lokasi pasar, luasnya pasar, sifatnya pasar dan karakteristik pasar. Keberhasilan usaha perusahaan dapat ditentukan oleh ketepatan strategi pemasaran yang di terapkannya dengan dasar memperhatikan situasi dan kondisi dari analisis pasarnya. Di dalam mengalisis pasar, perusahaan perlu meninjau jenis pasar produknya, motif dan perilaku dan segmen pasarnya. Masalah yang perlu dianalisis di dalam pasar adalah besarnya pasar, ruang lingkup pasar, struktur pasar, share pasar serta peluang-peluang pasar.

B. Segmentasi, Targeting dan Positioning
- Segmentasi adalah membuat kelompok-kelompok para konsumen atau kesesuaian yang mungkinan menjadi suatu karaketeristik umum, kebutuhan, kehendak atau keinginan dan targeting adalah analisa, evaluasi dan mendahulukan segmentasi pasar sebagai bahan perimbangan yang paling menguntungkan untuk dikejar
- Targeting adalah merupakan suatu hal yang dilakukan setelah segment-segment pasar diketahui. Selanjutnya perusahaan peru mengevaluasi dan memutuskan berapa segment pasar yang akan dicakup, lalu memilih segment mana yang akan dilayani. Mengevaluasi dengan menelaah tiga factor, yaitu ukuran dan pertumbuhan segmen, kemenarikan structural segment, serta sasaran dan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
- Positioning adalah sesuatu yang dilakukan setelah perusahaan memutuskan segmen pasar yang akan dimasuki.  Selanjutnya diputuskan posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. Untuk menentukan posisi pasar, terdapat tiga langkah pertama Mengidentifikasi keunggulan kompetitif, kemudian memilih keunggulan kompetitif, dan mewujudkan dan mengkomunikasian posisi.

C. Forecasting
Forecasting adalah pola data time series perlu terlebih dulu dianalisis secara mendalam karena data ini mengandung perilaku acak yang sangat spesifik. Dengan kata lain, apabila kita ingin membuat forecasting berdasarkan data time series kita harus berhati-hati karena penggunaan model error correction selalu tidak sesuai dengan actual past bebavior dari data time series tersebut. Apalagi data time series pada umumnya bersifat stokastik, mengandung autokorelasi dan bersifat  nonstasioner.

D. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah proses penentuan rencana terus-menerus mencapai sebuah hasil akhir tentang apa yang di harapkan oleh pelanggan dari masa depan akan sebuah kebutuhan yang memuaskan dari produsen terhadap konsumen tentang penetapan harga, promosi serta penyaluran barang dan jasa.

E. 4P (Product, Place, Promo dan Price)
1.Product adalah barang dan jasa atau kombinasi dari keduanya yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pasar. Semua bagian atau sparepart dari sebuah telephone genggam merupakan produk dari perusahaan yang bersangkutan termasuk asesorisnya seperti baterai, casingdan hands free. 
2.Price adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk memperoleh sebuah produk. Nilai dari sebuah produk dapat bervariasi bagi seorang konsumen, begitu juga berbagai promosi yang ditawarkan oleh perusahaan yang mengakibatkan jumlah uang yang harus di bayarkan juga bervariasi unruk sebuah produk yang sejenis.
3.Place adalah aktifitas perusahaan yang mengakibatkan konsumen dapat memperoleh produk yang ditawarkan. Hal ini bukan hanya menyangkut toko yang menjual secara langsung kepada konsumen, tetapi juga menyangkut saluran distribusinya.
4.Promotion adalah aktifitas komunikasi perusahaan yang menyebarkan informasi mengenai produk dan mengajak konsumen untuk membeli produk perusahaan.
  
Sumber:
- Triningtyas A, Diana .2016. Dasar-Dasar Kewirahusaan. Magetan: CV AE MEDIA GRAFIKA.
- Widaningsih & Ariyanti .2018. Aspek Hukum Kewirahusaan. Malang: POLINEMA PRESS, Politeknik Negeri Malang.
- Hamali Y, Arif & Budihastuti S, Eka .2017. Pemahaman Kewirausahaan. Jakarta: KENCANA.
- Rangkuti, Freddy.2005. Teknik Menyusun dan Penerapan Estimasi Penjualan untuk Perencanaan Kapasitas dan Anggaran yang Fleksibel. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
-  http://blog.ub.ac.id/sukocoekopranggono/2012/10/22/segmenting-targeting-positioning/
- https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-cara-efektif-menentukan-target-pasar-untuk-ukm/
- http://repository.radenintan.ac.id/1056/3/BAB_II.pdf
- https://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/4725/BAB%20II.pdf?sequence=8


KEWIRASWASTAAN

A.       SDM bagi organisasi kewiraswastaan -           Langkah-langkah penyediaan SDM 1. Perekrutan karyawan Penarikan tenaga kerj...