Jumat, 21 April 2017

PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT

PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT
Pemuda diidentikkan sebagai kaum muda yang merupakan generasi bangsa yang akan menetukan perubahan di masa mendatang. Pemuda juga dapat diidentikkan sebagai individu yang memiliki intelektual dan tenaga yang potensial untuk pembangunan negara.
Fenomena pemuda masa kini mengalami penurunan kualitas. Saat ini, kita berada pada fase degradasi moral. Presentase kriminal meningkat disusul dengan presentase industri hiburan.
Fenomena ini ironisnya lebih mendukung perubahan masyarakat ketimbang urgensi peningkatan diri dari segi ilmu pengetahuan maupun akidah.

 Dalam hal ini, justru membutuhkan pemuda yang memiliki idealisme intelektual serta masyarakat kekinian sehingga dapat menjadi transformer antar idealisme. Dan di tangan para pemudalah masa depan pembangunan masyarakat.
Masa depan dengan akidah islamiyah. Dan tarbiyah menjadi induk utamanya. Apabila kita akan pergi, sebelum melangkah kita harus mengetahui tujuannya dan mengetahui apa maksud dari kepergian itu.
Dengan mengetahui hal tersebut, maka kepergian kita akan terarah dan akan lebih siap menghadapi rintangan – rintangan yang mungkin terjadi selama perjalanan. Demikian pula dengan perjalanan hidup manusia di dunia ini.
Kemana tujuan hidup ini dan apa hakekat dari perjalanan hidup ini. Kita harus mengerti agar perjalanan hidup ini terarah.
Kita sebagai umat islam telah diberi tuntunanNya melalui firman – firmanNya yang tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Firman – firmanNya menjelaskan tentang tujuan hidup manusia di dunia dan hakekat dari perjalanan itu sendiri.
Allah SWT berfirman :
“Ingatlah ketika Tuhan-mu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan kholifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Allah berfirman : “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (QS. Al-Baqoroh: 30)
Ayat tersebut menerangkan tentang riwayat manusia mendiami bumi ini, yaitu dijadikan sebagai kholifah dimuka bumi ini oleh Allah SWT.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan dengan bermacam macam godaan sehingga berkatalah Rosul dan orang orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat”.
(QS. Al-Baqoroh: 214)
Firman tersebut menunjukkan bahwa manusia itu makhluk yang lemah yang rentan terhadap godaan. Dan disinilah peran pemuda.
Disaat masyarakat mengalami degradasi moral, pemuda sudah seyogyanya hadir membangun masyarakat berakidah bukan justru turut andil menjadi tokoh dalam penurunan moral itu sendiri
Pemuda bisa dijadikan sebagai tolak ukur moral suatu masyarakat. Masyarakat akan tercipta sebagaimana pemuda memulainya.
Pemuda yang berakidah islamiyah akan membangun masyarakat islami. Pun berlaku sebaliknya. Pemuda berakidah islamiyah ibarat penerus para nabi yang menyampaikan risalah. Risalah inilah yang disebut dengan dakwah.
Para nabi dalam menyampaikan risalahNya tidaklah sendirian, selalu ada para sahabat yang Allah tunjuk untuk menyebarkan risalah islamiyah. Begitupun pemuda, pemuda bukanlah individu yang bergerak sendiri.
Ia membutuhkan wasilah dan wadah untuk menumbuhkan potensinya serta lingkungan yang mendukung. Hal ini dapat berupa lingkungan masyarakat, organisasi, ataupun lingkup pemerintahan. Pun juga termasuk wadah untuk pemuda adalah kampus.
Kampus adalah wadah wasilah dakwah bagi mahasiswa. Layaknya pegawai yang membutuhkan kantor sebagai ladang karyanya, kampus dan mahasiswa saling berkesinambungan dan tak dapat terpisahkan.
Peran aktif mahasiswa dapat dilihat dari komunitas apa yang diikutinya di kampus. Kampus sebagai sentral pergerakan pemuda yang dapat melahirkan generasi penerus melalui perekrutan dan kaderisasi. Islam, pemuda, dan dakwah kampus saling berkaitan.
Media kampus merupakan lingkup kecil sebuah masyarakat. Dari sini pemuda telah melakukan pemanasan dalam medan dakwah sebelum akhirnya menjadi individu yang memegang peran teratas dari suatu masyarakat.


Jumat, 14 April 2017

FUNGSI KELUARGA DALAM INDIVIDU , KELUARGA DAN MASYARAKAT

FUNGSI KElUARGA DALAM INDIVIDU
Keluarga adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.

Berbagai peranan yang terdapat dalam keluarga adalah sebagai berikut:

Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Beberapa fungsi keluarga bagi kehidupan individu antara lain :
1. Fungsi Ekonomi
Keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok, yaitu kebutuhan makan dan minum, kebutuhan pakaian untuk menutup tubuhnya, dan kebutuhantempat tinggal. Berhubung dengan penyelenggaraan kebutuhan pokok ini maka orang tua diwajibkan untuk berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut.

2. Fungsi Pendidikan
Keluarga berusaha mendidik anggotanya(terutama orang tua terhadap anak) agar memiliki norma dan kelakuan yang baik. Dan juga keluarga mempersiapkan untuk menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.

3. Fungsi Agama
            Keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.Sesuai dengan ideologi Pancasila yang mewajibkan setiap warganya untuk mendalami, menghayati, dan mengamalkan Pancasila dalam perilaku dan kehidupan keluarganya serta untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran – ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa



FUNGSI KELUARGA DALAM KELUARGA
Keluarga adalah susunan orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan, darah atau adopsi. Pertalian antara suami dan istri adalah perkawinan dan hubungan antara orang tua dan anak biasanya adalah darah atau kadangkala adopsi dan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Keluarga merupakan kesatuan dari orang-orang yang berinteraksi dan berkomunikasi yang menciptakan peranan-peranan sosial bagi si suami dan istri, ayah dan ibu, putra dan putri, saudara laki-laki dan saudara perempuan. Peranan-peranan tersebut dibatasi oleh masyarakat, tetapi masing-masing keluarga diperkuat melalui sentimen-sentimen yang sebagian merupakan tradisi dan sebagian lagi emosional yang menghasilkan pengalaman.

1.      Jelaskan Keluarga Inti
Keluarga inti ( Nuclear Family ) adalah unit keluarga yang terdiri dari suami, isteri, dan anak-anak mereka yang kadang-kadang disebut juga sebagai “conjugal” family.

 2.      Jelaskan Keluarga Besar
Keluarga besar ( extended family )Keluarga yang disamping terdiri dari suami, istri, dan anak-anak kandung, juga sanak saudara lainnya, baik menurut garis vertikal (ibu, bapak, kakek, nenek, mantu, cucu, cicit), maupun menurut garis horizontal (kakak, adik, ipar) yang berasal dari pihak suami atau pihak isteri.

3.      Jelaskan Tipe – Tipe Keluarga Besar

1.  Patrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur ayah.
2.  Matrilineal : keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu.
3.  Matrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah ibu.
4.  Patrilokal : sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami.
5.  Keluarga kawinan : hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan keluarga, dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian   keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri.

 4.   Jelaskan Fungsi Keluarga

Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan- pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.
Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :
1.      Fungsi biologis
A.    Untuk meneruskan keturunan.
B.     Memelihara dan membesarkan anak.
C.     Memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
D.    Memelihara dan merawat anggota keluarga.
        2.   Fungsi Psikologis
A.    Memberikan kasih sayang dan rasa aman.
B.     Memberikan perhatian diantara anggota keluarga.
C.     Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
D.    Memberikan Identitas anggota keluarga.
3.   Fungsi Sosialisasi
A.    Membina sosialisasi pada anak. 
B.     Membentuk norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
C.     Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.
4.   Fungsi Ekonomi
A.    Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 
B.     Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
C.     Menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan anak-anak, jaminan hari tua, dsb.
5.   Fungsi Pendidikan
a. Menyekolahkan anak untuk memberi pengetahuan, keterampilan dan membentuk  perilaku anak sesuai bakat dan minat yang dimilikinya.
b. Mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang  dewasa.
c. Mendidik anak sesuai dengan tingkat perkembangannya. Ahli lain membagi fungsi keluarga, sebagai berikut :
                                               i.            Fungsi Pendidikan : Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
                                             ii.            Fungsi Sosialisasi anak : Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
                                           iii.            Fungsi Perlindungan: Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
                                           iv.            Fungsi Perasaan : Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
                                             v.            Fungsi Religius : Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk meyakinkan bahwa ada kehidupan lain setelah  dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif 
Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis 
Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.

FUNGSI KELUARGA DALAM MASYARAKAT
Fungsi keluarga dalam masyarakat sendiri sangatlah penting karna mengigat keluarga itu sendiri sebagai pembentuk karakter diri sesorang. seorang individu dapat sukses dan diterima di dalam masyarakat itu pun berkat ajaran yang diberikan oleh keluarga. jika sistem yang diterapkan ke dalam diri individu tersebut sesuai dan pas dengan karakter dan keperibadian individu tersebut, maka dapat dipastikan individu ini dapat diterima di dalam masyarakat dengan baik yang akhirnya membawa kebanggaan untuk kelueerganya.


TUGAS POKOK KELUARGA
1. PENDIDIKAN
Tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk menyiapkan kedewasaannya dan masa depan kelak anak itu sudah dewasa.
2. SOSIALISASI ANAK
Tugas keluarga adalah bagai mana keluarga menyiapakan anak itu menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. PERLINDUNGAN
Tugas dari keluarga adalah melindungi seluruh anggota keluarga dari semua perbuatan dan tindakan yang baik sehingga semua anggota keluarga merasa terlindungi dan merasa aman dan nyaman.
4. MENJAGA PERASAAN SESAMA ANGGOTA KELUARGA
Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. RELIGIUS
Tugas keluarga dalam hal ini adalah mengenalkan dan mengajak seluruh anggota keluarga untuk menjalankan kehidupan beragama dan tugas dari kepala keluarga lah untuk menuntun semua anggota keluarga untuk meju jalan yang dulus dari suatu keyakinan, dan untuk mengigatkan bahwa didunia ini ada tuhan dan ada kehidupan lain setelah hidup di dunia ini.
6. EKONOMI
Ini adalah tugas penting dari seorang ayah atau kepala keluarga. Seorang kepala keluarga harus mencar dan menafkahi seluruh anggota keluarga dengan bekerja dan mencari rizki yang halal. dan tugas dari ibu adalah mengelola penghasilan dari suaminya supaya dapat menghidupi seluruh anggota keluarga.
7. REKREASI
Rekreasi tidak lah harus selalu berpergian ke tempat-tempat wisata atau tempat rekreasi, tetapi yang penting kita bisa menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga tidak harus pergi keluar rumah, contoh kegiatan yang bisa dilakukan di dalam rumah : menonton TV bersama, menceritakan tentang pengalaman masing-masing, menonton film dan masih banyak lagi.
8. BIOLOGIS
Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus. Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
FUNGSI KELUARGA DALAM MASYARAKAT
1.Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
2.Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3.Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4.Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5.Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
6.Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7.Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.
8.Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.
9.Memberikan kasih sayang, perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
SUMBERNYA  :


Kamis, 06 April 2017

Pertambahan Penduduk Dan Migrasi Yang Berkaitan Dengan Penduduk , Masyarakat , Dan Budaya

PERTAMBAHAN PENDUDUK DAN MIGRASI YANG BERKAITAN
DENGAN PENDUDUK , MASYARAKAT DAN BUDAYA




1.     Pengertian
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.
Menurut MKDU Ilmu Sosial Dasar Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah sosial ekonomi umumnya dan masalah penduduk pada khususnya. Karena di samping berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah atau negara maupun dunia.
PERTUMBUHAN PENDUDUK
Tabel Perkembangan penduduk dunia
Perkembangan penduduk dunia tahun 1830 – 2006
Tahun
Jumlah penduduk
Perkembangan pertahun
1830
1 milyard
1930
2 milyard
1%
1960
3 milyard
1,7%
1975
4 milyard
2,2%
1987
5 milyard
2%
1996
6 milyard
2%
2006
7 milyard
2%
Bisa kita lihat rata – rata setiap negera penduduknya bisa bertambah hingga 2x lipatnya. Lalu perkembangan penduduk dunianya bertambah hingga 3x lipatnya. Itu berarti penduduk dunia sangat pesat pertumbuhannya.
Tabel Pengandaan Penduduk Dunia
Tahun penggandaan
Perkiraan penduduk dunia
Waktu
800 SM
5 juta
1650 tahun
500 juta
1500
1830 tahun
1 milyard
180
1930 tahun
2 milyard
100
1975 tahun
4 milyard
45
Menggunakan interpolasi linear dari perkiraan UNDESA, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat atau akan dua kali lipat dalam tahun-tahun berikutnya (dengan dua titik tolak yang berbeda). Perhatikan bagaimana, selama 2 milenium, menggandakan masing-masing mengambil kira-kira setengah selama dua kali lipat sebelumnya, pas model pertumbuhan hiperbolik disebutkan di atas. Namun, tidak mungkin bahwa akan ada penggandaan lain dalam abad ini.
2.     Faktor-faktor Pertambahan Penduduk
Angka pertumbuhan penduduk adalah tingkat pertambahan penduduk suatu wilayah atau negara dalam suatu jangka waktu tertentu, dinyatakan dalam persentase. Pertambahan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya yang disebabkan oleh beberapa faktor-faktor dibawah ini :
1.     Kematian
Kematian apabila kematian bertambah maka angka kependudukan pun akan berkurang akan tetapi bila angka kematian menurun maka akan menambah juga kependudukan dikarenakan angka kelahiran menlonjak drastis. Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti moralitas).
2.     Kelahiran
Kelahiran apabila kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan maka otomatis kenaikan penduduk pun bisa melonjak drastis karena bertumbuhnya angka kelahiran. Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas).
1.     Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas)
Kawin pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu. Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua. Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki. Anak menjadi kebangaan bagi orang tua.
1.     Faktor-faktor penunjang kelahiran (anti natalitas)
Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak. Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun. Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2. Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.
1.     Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja.
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
a. Persediaan sumber daya alam
b. Lingkungan social budaya
c. Potensi ekonomi
d. Alat masa depan
Rumus Tingkat Kematian Kasar
CDR = D/P x K
Ket :
CDR        = Crude Death Rate (Angka Kematian Kasar).
D             = Jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P             = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K             = Bilangan konstan 1000
Rumus Tingkat Kematian Khusus
ASDRx = Dx/Px x K
Ket :
ASDRx   = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx           = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px           = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K             = Bilangan konstan 1000
Angka Kelahiran
Angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu:
1.     Angka kelahiran dikatakan tinggi jika angka kelahiran > 30 per tahun.
2.     Angka kelahiran dikatakan sedang jika angka kelahiran 20-30 per tahun.
3.     Angka  kelahiran dikatakan rendah jika angka kelahiran < 20 per tahun.
PERTUMBUHAN PENDUDUK
Tabel Perkembangan penduduk dunia
Perkembangan penduduk dunia tahun 1830 – 2006
Tahun
Jumlah penduduk
Perkembangan pertahun
1830
1 milyard
1930
2 milyard
1%
1960
3 milyard
1,7%
1975
4 milyard
2,2%
1987
5 milyard
2%
1996
6 milyard
2%
2006
7 milyard
2%
Sumber : Iskandar , Does Sampurno Masalah Pertambahan Penduduk di Indonesia
Bisa kita lihat rata – rata setiap negera penduduknya bisa bertambah hingga 2x lipatnya. Lalu perkembangan penduduk dunianya bertambah hingga 3x lipatnya. Itu berarti penduduk dunia sangat pesat pertumbuhannya.
Tabel Pengandaan Penduduk Dunia
Tahun penggandaan
Perkiraan penduduk dunia
Waktu
800 SM
5 juta
1650 tahun
500 juta
1500
1830 tahun
1 milyard
180
1930 tahun
2 milyard
100
1975 tahun
4 milyard
45
Menggunakan interpolasi linear dari perkiraan UNDESA, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat atau akan dua kali lipat dalam tahun-tahun berikutnya (dengan dua titik tolak yang berbeda). Perhatikan bagaimana, selama 2 milenium, menggandakan masing-masing mengambil kira-kira setengah selama dua kali lipat sebelumnya, pas model pertumbuhan hiperbolik disebutkan di atas. Namun, tidak mungkin bahwa akan ada penggandaan lain dalam abad ini.
Faktor-Faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk
1.     Kematian
Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian  dan faktor penghambat kematian .
2.     Kelahiran
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran  dan yang mendukung kelahiran
3.     Imigrasi apabila setiap penduduk pindah ke kota dan mereka menjadikan ktp menjadi dua maka akan sulit apabila di data tidak akan terpenuhi akan sulit mendata penduduk dengan data pasti
Pengertian dan Akibat Migrasi
Secara umum Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain.
Ada dua dimensi penting dalam penalaahan migrasi, yaitu dimensi ruang/daerah (spasial) dan dimensi waktu.
Tinjauan migrasi secara regional sangat penting dilakukan terutama terkait dengan kepadatan dan distribusi penduduk yang tidak merata.Migrasi salah satu dari tiga komponen dasar dalam demografi, Migrasi bersama dengan dua komponen lainnya, kelahiran dan kematian, mempengaruhi dinamika kependudukan di suatu wilayah.
Berikut ini adalah akibat yang muncul dari migrasi :
  • Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Ekonomi
    Dampak kepadatan penduduk terhadap ekonomi adalah pendapatan per kapita berkurang sehingga daya beli masyarakat menurun. Hal ini juga menyebabkan kemampuan menabung masyarakat menurun sehingga dana untuk pembangunan negara berkurang. Ak ibatnya, lapangan kerja menjadi berkurang dan pengangguran makin meningkat.
  • Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Bidang Sosial
    Jika lapangan pekerjaan berkurang, maka pengangguran akan men ingkat. Hal ini akan meningkatkan kejahatan. Selain itu, terjadinya urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang layak makin meningkatkan penduduk kota. Hal ini berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.
  • Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan
    Jumlah penduduk yang makin meningkat menyebabkan kebutuhannya makin meningkat pula. Hal ini berdampak negatif pada lingkungan, yaitu:
  • Pencemaran Lingkungan
    Pencemaran atau polusi adalah penambahan segala substansi ke lingkungan akibat aktivitas manusia.
Macam – macam Migrasi dan Proses Migrasi
Berikut adalah macam-macam migrasi :
1.     Emigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain.
2.     Imigrasi adalah masuknya penduduk ke dalam suatu daerah negara
tertentu.
3.     Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
4.     Transmigrasi adalah perpindahan penduduk antarpulau dalam suatu negara.
5.     Remigrasi adalah kembalinya penduduk ke negara asal setelah beberapa lama berada di negara orang lain.
Proses Migrasi Penduduk dari Asal ke Daerah Tujuan :
1.     Dalam memilih daerah tujuan para imigran cenderung memilih daerah yang terdekat dengan daerah asal
2.     Kurangnya kesempatan kerja didaerah asal dan adanya kesempatan kerja didaerah tujuan merupakan salah satu alasan seseorang melakukan mobilitas penduduk
3.     Informasi yang positif dari sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan sumber informasi yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk berimigrasi
4.     Informasi yang negatif yang dating ari daerah tujuan, menyebabkan orang enggan untuk berimigrasi
5.     Makin besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
6.     Makin tinggi pendapatan seseorang, makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut
7.     Seseorang akan memilih daerah tujuan dimana terdapat sanak saudara atau kenalan yang berada didaerah tersebut
8.     Migrasi masih akan terjadi apabila di suatu daerah ada bencana alam (banjir, gempa bumi dll)
9.     Orang yang berumur muda dan belum berumah tangga lebih banyak mengadakan mobilitas daripada orang yang sudah berusia lanjut dan berstatus kawin
10.Makin tinggi pendidikan seseorang, makin banyak melaksanakan mobilitas penduduk


KEWIRASWASTAAN

A.       SDM bagi organisasi kewiraswastaan -           Langkah-langkah penyediaan SDM 1. Perekrutan karyawan Penarikan tenaga kerj...