Rabu, 24 Juni 2020

KEWIRASWASTAAN


A.      SDM bagi organisasi kewiraswastaan
-          Langkah-langkah penyediaan SDM
1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan
sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali
terdapat posisi yang kosong.
2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.
-    Sumber dari SDM
     1. Sumber dari luar organisasi
Jika untuk beberapa alasan suatu posisi tidak bisa diisi oleh seseorang yang berasal dari dalam organisasi kewirausahaan, sejumlah sumber calon tenaga kerja tersedia diluar organisasi.
         2. Sumber dari dalam organisasi
            Sekelompok karyawan yang sekarang ada dalam suatu organisasi kewirausahaan adalah satu sumber dari SDM yang mungkin memiliki kualifikasi terbaik untuk suatu posisi yang kosong. Walaupun personalia yang ada biasanya bergerak secara lateral dalam suatu organisasi, sebagian besar gerakan internal biasanya adalah promosi.   
-          Motivasi dalam kewiraswastaan
Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia., dan merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan. Seorang karyawan mungkin menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Maka dari itu hal tersebut merupakan salah satu tugas dari seorang pimpinan untuk bias memberikan motivasi (dorongan0kepada bawahannya agar bias bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan

-          Bentuk- bentuk komunikasi
1. Komunikasi intrapribadi (intrapersonal communication)
2. Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication)
3. Komunikasi kelompok (group communication)
4. Komunikasi organisasi (organization communication)
5. Komunikasi Massa (mass communication).
       -    Teknik pengembangan keterampilan
1. Teknik dalam jabatan untuk mengembangkan keterampilan (on the job teckniques for   develoving skill),
2. teknik ruang kelas untuk mengembangkan keterampilan (classroom techniques for develoving skill).
B.  Mengetahui jiwa kepemimpinan dalam tim kerja yang efektif
- Memiliki dedikasi, ketekunan, daya nalar dalam peran anggota tim
  1. Dedikasi adalah Memiliki dedikasi, ketekunan, daya nalar dalam peran anggota tim
  2. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan.
3. Dayan alar adalah sebagai kekuatan atau usaha untuk melakukan sesuatu berdasarkan pertimbangan baik dan buruk oleh akal.  
- Berpikiran terbuka dan komunikasi antara pemimpin dan pekerja
Berpikiran terbuka adalah penerimaan terhadap ide-ide baru sedangkan komunikasi adalah   suatu kegiatan untuk membuat sesuatu kemudian ditujukkan kepada orang lain.
- Manajemen konflik
Manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak  luar dalam suatu konflik.
C.  Etika Bisnis
      - Kode etik dalam berbisnis
 1. Pengendalian diri
Artinya, pelaku-pelaku bisnis mampu mengendalikan diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun.
2. Pengembanan akan tanggung jawab secara sosial
Bahwa setiap perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingan yang diantaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan mencakup aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.
3. Menciptakan persaingan yang sehat
Persaingan wajar dengan mematuhi aturan main tertentu disebut persaingan sehat dan memberi dampak positif bagi pihak-pihak yang bersaing, aitu adanya motivasi untuk lebih baik

4. Menerapkan konsep “Pembangunan Berkelanjutan”
Dunia bisnis seharusnya tidak memikirkan keuntungan hanya pada saat sekarang, tetapi perlu memikirkan bagaimana dengan keadaan dimasa datang.
-          Sifat-sifat etika
o   Etika akan tetap berlaku meskipun tidak ada orang lain yang menyaksikannya.
o   Etika memiliki sifat absolut atau mutlak.
o   Dalam suatu etika memiliki cara pandang dari sisi batiniah manusia.
o   Etika sangat erat berkaitan dengan perbuatan atau perilaku manusia.
-          Kode etik dalam pertemuan dengan Klien, Supplier, dan karyawan
Kode etik klien
1.       Hargai sesama anggota
2.       Kategori desain yang dilarang minta
3.       Akftiflah dalam memberikan masukan
4.       Buatlah creative brief sedetail mungkin
Kode etik supplier
1.      Mematuhi hukum
2.      Menjalankan usaha penuh integritas
3.      Membuat catatan yang akurat
Kode etik karyawan
  Wajib melaksanakan tugas pokok sesuai dengan uraian pekerjaan dan tugas-tugas lainnya yang ditetapkan oleh perusahaan.
 Mencurahkan semua kemampuan diri untuk perusahaan, tidak bekerja dan mengikatkan diri pada pihak ketiga, baik perorangan maupun badan usaha atau lembaga lainnya untuk mendapatkan imbalan, kecuali telah mendapat ijin tertulis dari Perusahaan.
 Senantiasa melandasi seluruh tindakan dengan mengutamakan kepentingan perusahaan, tidak mengutamakan keuntungan pribadi/organisasi/kelompok (conflict of interest).
Sumber:
-          http://d-dan-20.blogspot.com/2010/12/sumber-daya-manusia-bagi-organisasi.html
-          https://www.mtf.co.id/korporat/id/kode-etik-pegawai

KEWIRASWASTAAN

A.       SDM bagi organisasi kewiraswastaan -           Langkah-langkah penyediaan SDM 1. Perekrutan karyawan Penarikan tenaga kerj...